Sabtu, 25 Februari 2012

Bartimaeus Trilogy-Amulet Samarkand

,
Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit : Gramedia
ISBN : 979-22-2641-9
Tebal : 512 halaman
Terbit: : Mei 2007


I love this book!!
          Saya tahu buku ini dari review-review yang saya lihat, finnaly I’m so curious!!!Guess what..this book totally different.

 Buku ini adalah cerita fiksi tentang manusia, penyihir dan para jin. Memiliki latar waktu yang berbeda-beda dan dimensi yang berbeda. Salah satunya seperti zaman Firaun. Latar waktu yang berbeda yang hanya diceritakan sedikit porsinya hanya sebagai sebuah latar para jin berasal ataupun pernah jaya dimasa itu.

Dalam buku ini penyihir adalah manusia-manusia “pilihan” yang akan dididik menjadi seorang penyihir dengan indentitas baru termasuk nama baru. Dibutuhkan nama baru karena nama asli para penyihir bila diketahui oleh penyihir lain akan menjadi senjata yang berbahaya. Para penyihir ini akan
mempelajari sejarah-sejarah dunia, mantra-mantra, hingga cara pemanggilan para jin.

Jin- memiliki banyak tingkatan. Jin ini akan dipanggil oleh para penyihir untuk melakukan apa yang disuruh oleh para penyihir. Penyihir yang kuat akan memiliki jin yang kuat juga karena bila tidak penyihir dapat kehilangan nyawa mereka, termasuk jika mereka melakukan kesalahan dalam pemanggilan jin.

           Tokoh utama adalah Nathaniel seorang penyihir muda yang terkesan penuh ambisi tapi tetap memiliki hati yang baik.Tokoh sentral ke dua, Bartimaeus, seorang jin berusia 5000 tahun. Jin dengan sarkasme yang lucu, narsis, angkuh. Berlatar belakang London saat pemerintahan di pegang oleh sebagian besar penyihir.

Pada buku pertama yang berjudul: “Amulet Samarkand” menceritakan awal mula Nathaniel menjadi seorang penyihir. Nathaniel ternyata penyihir kecil yang cerdas, dengan eksperiment sendiri ia bisa memanggil Bartimaeus, seorang jin berusia 5000 tahun yang termasuk dalam golongan jin yang kuat.

Tujuan Nathaniel memanggil bartimaeus, “hanya” untuk mencuri amulet Samarkand. Tujuan semula hanya untuk membalas dendam atas penghinaan yang diterimanya dari Lovelace- seorang penyihir kejam dan penuh dengan ambisi. Tetapi ternyata, mencuri amulet Samarkand sangat fatal karena ia adalah benda sihir- kunci keberhasilan pemberontakan yang akan dilakukan oleh Lovelace.

Dengan mencuri amulet Samarkand membawa Nathaniel dalam intrik-intrik politik yang tidak ia sadari, termasuk pemberontakan- pembunuhan perdana menteri dan seluruh menteri dalam pemerintahan.


Jonathan Stroud mampu menyuguhkan jenis cerita sama dengan tampilan berbeda, menarik dan lucu. Banyak adegan yang harusnya tegang dan serius tapi dapat membuat kita tertawa plus alur unik yang mengambil tokoh pertama secara bergantian perchapter sampai penambahan footnote-footnote di luar kebiasaan sebuah buku. Finally, buku ini memang benar-benar layak kita baca!





0 komentar to “Bartimaeus Trilogy-Amulet Samarkand”

Posting Komentar