Senin, 27 Februari 2012

Princess Masako-Kisah Tragis Putri Mahkota di Singgasana Negeri Sakura

,
Penulis : Ben Hills
Penerbit : alvabet (Juni-2009)
ISBN : 978-979-3064-67-3
Halaman : 372
Harga : 65,000.00



Membaca buku ini akan membuat kita tahu tentang seluk-beluk kerajaan Jepang dengan sistem tradisionalnya yang begitu mengakar kuat.

Dilihat dari judulnya, sudah sangat jelas buku ini mengisahkan drama kehidupan  Masako Owada, seorang putri mahkota, perempuan modern yang hidup di tengah sistem tradisional Kerajaan Jepang.

Menikah pada tahun 1993, Masako harus mulai terbiasa dengan kehidupan dalam kerajaan. Untuk  terbiasa dengan segala protokoler dalam kerajaan tentu saja sangat sulit untuk seorang wanita modern dengan karir cemerlang seperti Masako.

Setelah  menikah bertahun-tahun dan tidak memiliki anak mengakibatkan Masako menderita depresi berkepanjangan. Tuntutan untuk melahirkan putra mahkota bagi kerajaan sangat menekan dirinya. Bahkan beberapa kali dia tidak mendampingi suaminya dlam kunjungan kenegaraan karena sakit berkepanjangan. Pemberitaan media massa juga sangat menyudutkan dirinya, hingga suaminya sampai meminta kepada media untuk tidak mengganggu Masako dengan pemberitaan yang bertubi-tubi.


Pertama kali terbit di Australia akhir 2006, buku ini langsung menyedot perhatian masyarakat dunia. Dianggap mencoreng reputasi keluarga Kerajaan, pemerintah Jepang melarang karya ini terbit dan beredar di negaranya. Tetapi, di luar negeri Sakura, rasa penasaran pembaca yang demikian besar segera menempatkan karya ini ke dalam daftar buku laris (bestseller) dunia. (Mew)



Read more →

Sabtu, 25 Februari 2012

9 Summers 10 Autumns Dari Kota Apel ke The Big Apple

,
Penulis : Iwan Setyawan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9789792267662

Tebal : 238 halaman
Terbit: Februari 2011


National best seller! Dan pastinya buku ini sangat inspirattif.

Dan sejujurnya membaca novel ini seperti membaca kehidupan saya sendiri tapi saya belum sampai pada ”the big apple”

Kisah anak sopir angkot di kota kecil. Hidup sangat sederhana di sebuah rumah yang sederhana. Kehidupan sederhana yang membatasi Iwan dan saudara-saudaranya toh tidak membatasi mereka meraih mimpi, Justru keterbatasan secara materi menjadi roket untuk Iwan dan saudara-saudaranya untuk keluar dari hidup yang sederhana.

Selalu mendapat peringkat di sekolahnya,  mendapat kesempatan kuliah di IPB hingga bekerja di kantor yang berada di pusat kota yang menjulang tinggi hingga kesempatan bekerja di New York City. Kelihatan sederhana tapi jalan menuju puncak tidaklah sesederhana itu. Dalam novel ini lah kisah-kisah bagaimana semua itu Ia raih di ceritakan.

Dari harus belajar dan bekerja siang dan malam, meminjam uang ke Jakarta, tinggal di kosan yang kumuh,tidak bisa membayar kuliah dan masih banyak lagi.

Tidak melulu kesederhanaan yang diceritakan, disini juga Ia ceritakan kehidupannya di New York. Yoga, nonton pertunjukan-pertunjukan, Iphone, sepatu Gucci, kawasan Elit, barneys, travel ke negar-negara lain dan masih banyak lagi yang mungkin bagi beberapa orang sedikit membosankan (bagi saya juga) tapi di sini kita bisa lihat bahwa benar-benar anak sederhana di kota apel itu sudah benar-benar di ”The Big Apple” with all the big things araoud him which is he never think or dream about it!

Kisah yang sangat sederhana,  tapi dengan kesederhaan ini, penulis dengan mudah dapat memotivasi kita untuk terus bermimpi.dan dibutuhkan kerja keras untuk mewujudkannya. Jadi, selamat membaca novel ini, semoga termotivasi dan percayalah bahwa tak ada impian yang tak bisa diraih! (Mew)
Read more →

THE HEIKE STORY

,
Judul: The Heike Story – Kisah Epik Jepang Abad Ke-12
Penulis: Eiji Yoshikawa
Penerbit: Zahir Books (Grup Penerbit RedLine)
Terbit: Juli 2010
Tebal: 750 hlm
Harga : 99800


Saya sangat suka novel ini karena berdasarkan sejarah dan tidak membosankan.

the heike storyThe Heike Story berlatar belakang belakang abad 12 ketika kondisi sosial dan politik khususnya di ibukota Kyoto sedang dalam keadaan kacau.

Kaisar ada tetapi roda pemerintahan dipegang oleh para bangsawan Fujiwara yang menduduki pos-pos strategis di pemerintahan. Intrik perebutan kuasa pun ada, salah satunya mantan kaisar yang ingin tetap memiliki kekuasaan. Mantan kaisar sebenarnya memiliki istana sendiri juga yang disebut Istana Kloister.

Saat itu, musuh tidak hanya pihak lawan tetapi bisa juga kalangan biksu yang memberontak. Klan Samurai yang dipercaya oleh pemerintahan pun bisa saja membela 2 pihak yang berlawanan walaupun satu klan. Contohnya ketika Genji Tameyoshi yang membela Mantan Kaisar harus berhadapan dengan putranya: Yoshitomo yang membela Kaisar, dalam peristiwa Hogen.

Di masa itu klan Heike dan klan Genji sangat bersaing. Heike yang saat itu kurang populer di pimpin oleh Tadamori, seorang pria miskin bertubuh kecil dan pendiam. Tadamori memiliki beberapa anak, salah satunya adalah Kiyomori.
Pada satu kesempatan Kiyomori dapat meredakan suatu pemberontakan hingga  melahirkan pujian dan rasa hormat dari beberapa biksu dari Gunung Hiei. Setelah keberhasilannya klan Heike maju dengan pesat

Kiyomori punya kepribadian yang sederhana, blak-blakan dan ceria, sehingga membuatnya mudah disukai orang lain. Selain itu Ia adalah seorang pemimpin yang bervisi. Terbukti selama bertahun-tahun di bawah pengaruh Heike, rakyat mengalami hidup penuh kedamaian.

Membaca buku ini memang butuh perhatian ekstra karena begitu banyak intrik antar tokoh. Selain itu banyaknya tokoh-tokoh yang bermunculan yang masih memiliki benang merah dengan Kiyomori.

“Lonceng kuil menggemakan betapa mudahnya segala sesuatu berubah. Warna-warni bunga menegaskan kenyataan bahwa apapun yang berkembang dengan indah akan membusuk di kemudian hari. Kebanggaan hanya sejenak bertahan, bagaikan mimpi di malam musim semi. Dalam waktu singkat, kedigdayaan akan surut, dan segalanya akan menjadi debu yang tertiup angin.”

Read more →

Totto-chan- Gadis Cilik di Jendela

,
Penulis : Tetsuko Kuroyanagi
Penerbit : Gramedia (
17 April 2003)
ISBN : 
Halaman : 
Harga : 58000


NICE!!


totto chan
Buku ini kisah nyata dari penulisnya (kisah nyata yang wow)..dan masih ada buku setelah sang totto-chan dewasa dan terkenal dan pernah ke Aceh juga loh.

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari buku ini, seperti persahabatan, kebebasan menjadi diri sendiri dan masih banyak lagi. Hal-hal sederhana yang terkadang kita lupakan. Jadi luangkan sejenak waktu Anda buat baca buku ini deh J

Tetsuko Kuroyanagi atau sering dipanggil ”Totto-chan” adalah anak yang riang dan ingin serba tahu dan karena sifatnya ini yang dianggap ”bandel” ia dikeluarkan dari sekolahnya saat kelas satu SD. Karena dikeluarkan dari sekolahnya maka ibunya mencari sekolah yang baru, yaitu sekolah ”Tomoe-Gakuen” yang didirikan dan dikelola oleh Sosaku Kobayashi.

Tomoe- Gakuen adalah sebuah sekolah yang unik yang didirikan di Jepang pada tahun 1937 oleh sekolah yang unik yang didirikan oleh SOSAKU KOBAYASHI, sekolah ini menggunakan enam gerbong kereta yang sudah tidak terpakai. Selain itu para murid juga boleh mengubah urutan pelajaran sesuai keinginan mereka. Banyak hal yang murid-murid di Tomoe-Gakuen pelajari dengan cara menyenangkan. Anak yang memiliki keterbatasan fisik-pun di sekolah ini dapat menjadi sama seperti anak-anak lainnya.

Coba deh baca bab “ Masukkan Kembali Semua”, bab favorit saya. Di bab ini bercerita tentang Totto-chan yang kehilangan dompetnya yang jatuh ke dalam kakus. Karena dia begitu menyukai dompetnya, dia mengeluarkan semua isi kakus. Saat pak kepala sekolah melihat itu, kepala sekolah hanya bilang ” kau akan mengembalikan semuanya kalau sudah selesai, kan?”. Kebanyakan orang dewasa akan bereaksi dengan langsung memarahi atau berteriak tapi pak kepala sekolah berbeda. Setelah tidak menemukan dompetnya,Totto-chan tetap puas dan mengembalikan semua isi kakus seperti sedia kala.

Penceritaan bukunya sangat ringan dan jauh dari kesan menggurui, sangat layak kok untuk di baca. J



Read more →

The Kite Runner

,
Penulis: Khaled Hosseini
Penerjemah: Berliani M. Nugrahani
Penyunting: Pangestuningsih
Penerbit: Qanita (2003), Cetakan II: April 2006 (Cetakan I: Maret 2006)
Harga : 69.000

“Sesuatu yang terjadi dalam beberapa hari, kadang-kadang bahkan dalam sehari, bisa mengubah keseluruhan jalan hidup seseorang.”

“Ada jalan untuk kembali menuju kebaikan.”

Saya sendiri tidak bisa berhenti buat baca buku ini, berat rasanya kalau harus ninggalin ataupun baca setengah-setengah.

Saya suka sekali buku ini sekaligus benci, benci dengan mirisnya kehidupan di dunia ini, kekejaman, diskriminasi, kepengecutan..banyakkk banget deh yang ada di buku ini.

Buku ini berlatar belakang Afganistan.Bercerita mengenai Amir dan Hasan. Mereka di besarkan bersama-sama, satu ibu penyusuan, namun nasib mereka sangat bertolak belakang sekali. Amir dilahirkan sebagai anak dari keturunan kaum Pashtun yang sempurna, memiliki seorang ayah yang berpangkat dan terpandang, namun sayang ibunya meninggal saat melahirkannya.

Sedangkan Hasan terlahir sebagai kaum Hazara, kaum rendah yang sering menerima pelakuan diskrimasi tak berprikemanusian. Hasan adalah anak dari seorang pembantu yang telah lama mengabdi kepada keluarga Amir. Kata pertama yang diucapkan Hasan-pun, bukan mama atau papa, tapi ia menyebutkan ”Amir”, mereka tumbuh bersama,bermain bersama.

Dengan adanya perbedaan kelas diantara mereka, sering kali Hasan harus menerima penghinaan dari lingkungan sekitar, sementara Amir hanya berdiam saja melihat  keadaan itu.

Diceritakan Amir adalah anak yang selalu ingin menarik perhatian dan kasih sayang ayahnya, karena ayahnya selama ini sangat kaku dan kurang memperhatikannya. Dia tidak menyukai olahraga (beda dengan harapan ayahnya), yang disukai adalah membaca dan menulis dongeng.

Satu hari, namun membawa dampak sampai seumur hidup. Hari itu datang, saat ada perayaan layang-layang, Hasan mengejar layang-layang untuk Amir (Hasan adalah pengejar layang-layang yang jago) sebagai tanda kemenangannya dan untuk ditunjukkan kepada sang ayah (ayah Amir).

Hasan berhasil mengejar layang-layang itu, namun sebelumnya dia harus menghadapi kenyataan pahit untuk dapat tetap mempertahankan layang-layang itu demi Amir. Ia dikeroyok oleh 3 orang temannya, dan menerima pelecehan. Amir mengetahui dan melihat kejadian itu, namun dia terlalu pengecut untuk membela Hasan. Hingga dia hanya berpura-pura tidak mengetahui kejadian itu. Hasan akhirnya dapat memberikan layang-layang itu kepada Amir,sebagai tanda kemenangannya.

Semenjak hari itu,semuanya berubah. Amir menjauhi Hasan bahkan berlaku jahat pada Hasan, karena rasa bersalah yang selalu menghantui dia. Karena begitu bencinya dia dapat mengeluarkan Hasan dan bapaknya dari rumahnya dengan menuduh mereka pencuri, mereka dengan kesadaran sendiri keluar dari rumah itu, padahal ayah Amir melarangnya, dan memaafkan mereka.

Bertahun-tahun kemudian,karena keadaan politik di negara itu, mengharuskan Amir dan ayahnya pindah ke Amerika secara diam-diam. Disana mereka hidup sangat sederhana.Disana Amir menikah,dan mulai dapat hidup mapan, sementara ayahnya yang sudah tua sudah meninggal.

Satu hari dia menerima telepon dari teman ayahnya, untuk kembali ke Afganistan untuk dapat menebus kesalahannya, tentu saja Amir terkejut dan kembali teringat akan Hasan. Setelah tiba di negeri itu dengan susah payah, banyak kenyataan yang harus dia terima. Kenyataan mengapa ayahnya begitu menyukai Hasan? kemanakah Hasan sekarang? dan masih banyak lagi. Dia harus berjuang untuk menebus kesalahannya yang telah menghantui dia sekian lama. sementara Hasan menikmati kehidupannya bersama anak dan istrinya dengan tetap menaruh hormat kepada keluarga Amir. Walaupun Hasan tahu, Amir tidak menolongnya saat dia mengalami kejadian tidak mengenakkan itu.

Well ceritanya bagus,dari awal kita langsung di bawa ke intinya.sampai pertengahan kita masih dibuat heran, bagaimana kelanjutannya.

Cerita ini cukup menyakitkan buat saya,menyakitkan melihat kehidupan seorang Hasan, Hasan kecil yang harus tabah menerima segala diskriminasi. Menyakitkan betapa baiknya dan betapa setianya Hasan bahkan hingga akhir kehidupan anak Hasan.

Selamat Membaca. (Mew)






Read more →

Silence

,
Penulis : Shusaku Endo
Penerbit : Gramedia
ISBN : 978-979-22-4037-5; 40208045
Tebal : 308 Halaman
Terbit : Desember 2008


Buku ini punya makna tersendiri untuk saya, karena buku ini saya jadikan sebagai bahan skripsi :D 

silence, shusaku endoNovel sejarah ini diangkat berdasarkan sejarah yang memang pernah terjadi di Jepang, masa dimana agama Kristen sangat ditentang dan umatnya pun mengalami tekanan-tekanan dari pemerintah Jepang. Beberapa tokoh pun memang nyata.

Berlatar belakang Jepang abad ke-17, periode Edo, dikisahkan perjalanan seorang pastor Portugis, Sebastian Rodrigues yang dikirim ke Jepang untuk membantu gereja setempat sekaligus mencari tahu mengenai keadaan mantan gurunya, Ferreira yang dikabarkan telah murtad.

Dari awal perjalanan menuju Jepang yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, Rodrigues harus melalui banyak rintangan, dalam menyebarkan ajaran Kristen pun dia harus berhati-hati karena pada saat itu Kristianitas dilarang keras. Bukan sekedar pelarangan tetapi juga pengejaran dan penyiksaan-penyiksaan terhadap para penganut agama Kristen terutama para Pastor. Penyiksaan-penyiksaan itu seperti menyiram dengan air mendidih, menyalibkan sesorang di tengan laut hingga laut pasang dan masih banyak penyiksaan kejam lainnya.

Inoue adalah seorang gubernur saat itu, ia menyiksa penganut Kristen dengan sangat kejam. Ia juga yang berhasil membuat Ferreira maupun Rodrigues menyangkal iman mereka.

Bukan hal mudah bagi Rodrigues untuk mempertahankan imannya di tengah masa-masa penuh penganiayaan, ditambah tekanan dari para umat Tuhan yang mengharapkan Tuhan untuk melepasakan segala siksaan mereka, tetapi ternyata Tuhan seolah-olah bungkam dan hening.

Buku ini ditulis oleh Shusaku Endo, beliau juga menulis sebuah cerpen berjudul “Saigo no Junkyousha” atau “Martir Terakhir” yang memiliki tema hampir sama, sayangnya cerpen ini belum diterjemahkan dalam bahasa indonesia. Ketika saya membaca “Martir Terakhir” saya hampir menangis karena cerita yang begitu menyedihkan.

Well, buku ini bagus banget menurut saya, makanya saya ngotot buat ngejadiin sebagai bahan skripsi saya. Selamat membaca (Mew)


Read more →

Perahu Kertas

,
Penulis :Dee
Penerbit:PT Mizan Publika, 2010
 ISBN : 9791227780, 9789791227780
Tebal : 444 halaman
Harga : 69.000

 Yang saya ingat betul ini adalah recomended by Mute. Dia selalu semangat ngeceritain review dari novel ini ke orang-orang. Jadilah saya penasaran. Honestly, saya suka sama novel ini, ringan tapi gak “teen lit” banget dan sepanjang ngebacanya saya gak bosen-bosen dan dibikin penasaran the next nya apa. Novel ini bercerita mengenai Kugy- gadis mungil, ceria, ceroboh dan pengkhayal yang dikenalkan kepada Keenan. Seiring waktu Kugy menyukai Keenan. Ragu untuk saling jujur dengan perasaanya masing-masing akhirnya mereka terpisah. Keenan berhenti kuliah dan memilih menjadi pelukis tanpa pertimbangan matang pindah ke Ubud. Sedang Kugy terus mengirimi perahu-perahu kertasnya ke Neptunus, selesai kuliah, lalu bekerja di Jakarta. Seiring waktu, Kugy memiliki Remi dan Keenan yang patah hati terpikat oleh seorang gadis yang bernama Luhde. Kisah percintaan yang sebenarnya tidak akan jadi rumit seandainya Kugy dan Keenan tidak saling gengsi untuk mengungkapkan perasaannya masing-masing. Bagian yang saya suka ketika Kugy harus berjauhan dengan sahabatnya karena kesalahpahaman, Saya seperti (atau pernah) merasakan nya juga. Kesedihan danjavascript
:void(0) kesendirian Kugy, bagaimana kugy serius menyelesaikan kuliahnya dan bekerja pontang-panting, saya membayangkan itu saya.:D javascript:void(0) dan tak ragu..saya mau tuh baca ulang lagi buku ini "Hati tak perlu memilih karena ia tahu ke mana dirinya kan berlabuh…" (Dee_Perahu Kertas) Selamat membaca 
Read more →

Half of A Yellow Sun

,
Pengarang: Chimamanda Ngozi Adichie
Penerjemah: Rika Iffati
Penerbit: Hikmah
List Price : Rp 84.000
ISBN : 9791142106
Halaman : 778 hlm
Cetakan: I, 2008


Gak sengaja nemu buku ini waktu ada bazar buku di Braga.  Dengan harga obral 30.000 setebal ini pula. Ngeliat cover yang “suram” (beda banget dengan cover versi Inggrisnya) sedikit bikin urung buat beli tapi ngeliat tebelnya nih buku bikin penasaran juga.

Novel ini berlatar belakang pada tahun 1967 saat Biafra dan Nigeria di ambang perang saudara.Terfokus pada Ollana- wanita Igbo yang  berpendidikan Barat. Ia menikah dengan Odenigbo, dosen revolusioner yang sangat idealis; yang meyakini bahwa orang-orang Igbo bisa hidup lebih baik jika memisahkan diri dari Nigeria dan menjadi warga negara Biafra. Keyakinan Odenigbo ini yang kelak menjerumuskan dia dan Olanna ke dalam kubangan penderitaan perang.

Olanna memiliki saudara kembar, Kainene, yang secara fisik dan karakter sangat bertolak belakang dengan dirinya. Kainene tidak secantik Olanna dan rasional. Ia memiliki kekasih Richard, seorang jurnalis Inggris yang ikut berjuang bersama rakyat Biafra. Sayangnya, hubungan kedua saudari kembar ini kurang mesra lantaran perbedaan sifat yang sangat mencolok itu. Ditambah masalah percintaan yang terjadi.

Richard selain berperan sebagai kekasih Kainene juga hadir mewakili orang kulit putih yang bersimpati pada perjuangan rakyat Biafra. Melalui tulisan-tulisannya ia menyiarkan warta dan fakta yang terjadi di daerah konflik. Dan  merencanakan kelak bukunya akan terbit dengan judul “Dunia Bungkam Ketika Kami Mati”.

Ugwu- Bocah lelaki berusia tiga belas tahun yang bekerja pada Odenigbo dan Olanna. Ia sangat setia dan sangat disayang oleh Odenigbo dan Olanna.

Half of A Yellow Sun ini diawali cerita percintan antara Olanna dan Odenigbo. Perang saudara yang di depan mata benar-benar terjadi dan menjadikan kehidupan Olanna dan Odenigbo berubah. Disertai oleh konflik (pengkhianatan Odenigbo- pengkhianatan Olanna) pada masing-masing tokoh menjadikan novel ini berwarna, tidak melulu terkesan ”perang”.
Ada perjuangan, patriotisme, kepedihan, kengerian, dan hak-hak yang terampas akibat perang yang di ceritakan disini.


Sejarah pahit perang sipil di Nigeria inilah yang direkam secara cermat dan detail oleh Chimamanda Ngozi Adichie, seorang penulis kelahiran Enugu, Nigeria (15 September 1977) . Judul ini diambil dari gambar separuh matahari kuning yang menjadi lambang Republik Biafra selain warna merah hitam hijau bendera mereka.

Banyak hal yang dapat kita ketahui dengan baca novel ini, salah satunya kita dapat mengintip sedikit adat dan budaya suku Igbo di Nigeria.

Selamat membaca.

http://www.halfofayellowsun.com/
Read more →

Bartimaeus Trilogi - GERBANG PTOLEMY

,

 Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit : Gramedia
ISBN : 979-22-2964-7
Tebal : 576 halaman 
Terbit: : September 2007


Gerbang Ptolemy (Ptolemy gates) bercerita 3 tahun setelah Nathaniel (John Mandrake) berhasil menyelamatkan pemerintahan dari pemberontakan. Pada buku ke tiga ini berputar pada pemberontakan para commoners pada pemerintahan Inggris, terbukanya tabir rahasia para roh (imp,jin dan sebagainya), dan pertemuan kembali Mandrake dengan Kitty.

Banyaknya tekanan pekerjaan membuat Nathaniel tidak mempedulikan Bartimaeus bahkan condong berlaku semena-mena terhadap Bartimaeus. Berada di Bumi selama bertahun-tahun membuat rohnya terluka dan kekuatannya terkuras. Puncaknya Bartimaeus hampir mati saat Nathaniel memberikan tugas pengintaian, rohnya berceceran seperti sup dan Ia muncul dalam sosok katak super jelek.

Dalam buku ini banyak hal yang dikemukakan, seperti : siapa dalang pemberontakan selama ini dan apa tujuannya, mengapa Bartimaeus suka sekali memilih wujud seorang anak laki-laki yang sama.

Patinya buku ketiga nya ini tetap menarik bahkan keren banget dengan ending yang di luar dugaan. Keep reading guys. (Mew)

Baca Juga:









Read more →

BARTIMAEUS TRILOGY-MATA GOLEM

,
Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit : Gramedia
ISBN : 979-22-2963-9
Tebal : 624 halaman
Terbit : Juli 2007

Bartimaeus trilogiDua tahun setelah kejadian Amulet Smarkand, pada usia 14 tahun, karir Nathaniel menanjak cepat di pemerintahan. Pada masa itu masalah yang harus ia selasaikan adalah Resistance- kelompok yang tidak memiliki keahlian sihir (manusia) yang memberontak. Perlawanan terhadap pemerintahan karena para pejabatnya adalah penyihir yang angkuh dan nyinyir. Selalu merasa dirinyalah yang lebih hebat dan Commoner hanyalah makhluk rendahan yang hidup atas belas kasih penyihir.

Insiden-insiden yang terjadi menjadikan Resistance sebagai dalang dari semua insiden itu, tapi tidak Nathaniel. Kegagalan demi kegagalan oleh jinnya mau tidak mau Nathaniel pun terpaksa melakukan misi berbahaya ke kota musuh, Praha, dan harus memanggil lagi jin menjengkelkan, misterius, dan berlidah tajam, Bartimaeus.

Pada buku ke dua ini, muncul toko baru yaitu Kitty, seorang commoner dan anggota Resistance.

Buku ke dua ini tentu tidak boleh kita lewatkan. Masih menegangkan, terutama saat Kitty mencuri di makam saat tengah malam. Tidak ketinggalan tentunya dengan sifat sang jin- Bartimaeus yang masih membanggakan dirinya dengan serentetan prestasinya, over percaya diri dan dumelan-dumelannya yang lucu.

Lebih kompleks dan keren pastinya.



Read more →

Bartimaeus Trilogy-Amulet Samarkand

,
Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit : Gramedia
ISBN : 979-22-2641-9
Tebal : 512 halaman
Terbit: : Mei 2007


I love this book!!
          Saya tahu buku ini dari review-review yang saya lihat, finnaly I’m so curious!!!Guess what..this book totally different.

 Buku ini adalah cerita fiksi tentang manusia, penyihir dan para jin. Memiliki latar waktu yang berbeda-beda dan dimensi yang berbeda. Salah satunya seperti zaman Firaun. Latar waktu yang berbeda yang hanya diceritakan sedikit porsinya hanya sebagai sebuah latar para jin berasal ataupun pernah jaya dimasa itu.

Dalam buku ini penyihir adalah manusia-manusia “pilihan” yang akan dididik menjadi seorang penyihir dengan indentitas baru termasuk nama baru. Dibutuhkan nama baru karena nama asli para penyihir bila diketahui oleh penyihir lain akan menjadi senjata yang berbahaya. Para penyihir ini akan
mempelajari sejarah-sejarah dunia, mantra-mantra, hingga cara pemanggilan para jin.

Jin- memiliki banyak tingkatan. Jin ini akan dipanggil oleh para penyihir untuk melakukan apa yang disuruh oleh para penyihir. Penyihir yang kuat akan memiliki jin yang kuat juga karena bila tidak penyihir dapat kehilangan nyawa mereka, termasuk jika mereka melakukan kesalahan dalam pemanggilan jin.

           Tokoh utama adalah Nathaniel seorang penyihir muda yang terkesan penuh ambisi tapi tetap memiliki hati yang baik.Tokoh sentral ke dua, Bartimaeus, seorang jin berusia 5000 tahun. Jin dengan sarkasme yang lucu, narsis, angkuh. Berlatar belakang London saat pemerintahan di pegang oleh sebagian besar penyihir.

Pada buku pertama yang berjudul: “Amulet Samarkand” menceritakan awal mula Nathaniel menjadi seorang penyihir. Nathaniel ternyata penyihir kecil yang cerdas, dengan eksperiment sendiri ia bisa memanggil Bartimaeus, seorang jin berusia 5000 tahun yang termasuk dalam golongan jin yang kuat.

Tujuan Nathaniel memanggil bartimaeus, “hanya” untuk mencuri amulet Samarkand. Tujuan semula hanya untuk membalas dendam atas penghinaan yang diterimanya dari Lovelace- seorang penyihir kejam dan penuh dengan ambisi. Tetapi ternyata, mencuri amulet Samarkand sangat fatal karena ia adalah benda sihir- kunci keberhasilan pemberontakan yang akan dilakukan oleh Lovelace.

Dengan mencuri amulet Samarkand membawa Nathaniel dalam intrik-intrik politik yang tidak ia sadari, termasuk pemberontakan- pembunuhan perdana menteri dan seluruh menteri dalam pemerintahan.


Jonathan Stroud mampu menyuguhkan jenis cerita sama dengan tampilan berbeda, menarik dan lucu. Banyak adegan yang harusnya tegang dan serius tapi dapat membuat kita tertawa plus alur unik yang mengambil tokoh pertama secara bergantian perchapter sampai penambahan footnote-footnote di luar kebiasaan sebuah buku. Finally, buku ini memang benar-benar layak kita baca!





Read more →