Senin, 16 Juli 2012

Cerita Cinta Enrico

,
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (7 Feb 2012)
Penulis : Ayu Utami
ISBN : 9789799104137
Halaman : 252
Harga : 50,000.00


Ini baru pertama kalinya saya banyak novel yang di tulis oleh Ayu Utami. Membeli novel ini sebenarnya penasaran juga bagaimana cerita dari seorang Ayu Utami.

Cerita mengenai Enrico, seorang anak yang lahir pada masa pemberontakan di daerah, utamanya tanah kelahirannya Padang, saat itu adalah pemberontakan PRRI 15 Februari 1958.

Enrico yang baru lahir harus terbiasa dengan pelarian mereka ke tengah hutan karena sang ayah yaitu Letnal Muhamad Israd tidak memiliki pilihan lain selain mendukung revolusi di Sumatera Barat. Sang Ibu Syrnie Masmirah, yang baru saja melahirkannya, membawa serta kakak perempuannya, Sanda, ke dalam hutan juga.

Tak adanya pilihan membuat mereka menjadi buronan pemerintah. Namun pilihan itu salah, Pasukan Ahmad Yani berhasil menghancurkan Pemberontakan PRRI tersebut, dan melucuti pangkat ayahnya. Beruntung Muhamad Irsad kembali bertugas, meski tanda pangkat telah lepas dari baju ayahnya, dan mereka dapat hidup dengan tenang walaupun sederhana.
Sosok ibu di mata Enrico sangat mendalam, namun semuanya berubah saat kematian Sanda karena asma dan diperparah oleh pengenalan dan keaktifan ibunya sebagai saksi Yehuwa. Kehidupannya menjadi begitu terpenjara karena sikap ibunya. Namun itu tidak berlangsung lama-lama karena Ia akhirnya akan melanjutkan kuliah di ITB Bandung. Jauh dari Ibunya, jauh dari kewajiban pada ibunya.
Tak kalah oleh masa kecilnya yang penuh sejarah, saat masa kuliahnya juga dijejaki oleh sejarah. Kebebasannya membawa ia dari satu wanita ke wanita lain hingga ia bertemu dengan wanita yang mirip sosok ibunya.


Read more →

Minggu, 15 Juli 2012

Insiden Anjing Di Tengah Malam Yang bikin Penasaran

,

Judul asli : The Curious Incident of the Dog in the Night-time

Penulis: Mark Haddon
Penerjemah: Hendarto Setiadi
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (27 Des 2005)
ISBN: 9789799100177
Jumlah Halaman: 320

Dapat buku ini sebenarnya gak sengaja, beli secara online dan bekas, dan lagi-lagi karena ngeliat cover yang unik terasa berkebalikan banget sama judul yang bernuansa detektif.

Penulisan di tulis dari sudut pandang seorang anak bernama Christopher Boone yang berusia 15 tahun dan menyandang Sidrom Asperger. Sidrom Asperger merupakan salah satu jenis autisme. Ciri utamanya kemampuan komunikasi dan sosialisasi yang terbatas, namun demikian umumnya penyandang sidrom asperger ini memilki kecerdasan rata-rata hingga diatas rata-rata. Mereka cenderung menyukai hal yang sudah tersusun rapi/berpola.


Christopher Boone adalah anak yang cerdas, ia menyukai matematika dan ahli di bidang itu. Ia tinggal bersama ayahnya. Kehidupannya berjalan normal hingga suatu kejadian mengusiknya. Ia dituduh telah membunuh seekor anjing tetangganya dan di penjarakan beberapa saat karena menyerang polisi, tapi untungnya kasus ini berlalu dan ia dibebaskan.


Kejadian kematian anjing membuatnya penasaran, siapakah pembunuh sebenarnya dan ia ingin menyelidikinya.

Dengan semua ciri sidrom aspergernya ia mulai menyelidiki siapakah sang pembunuh anjing itu. Hal kecil bagi kita merupakan masalah besar bagi Christopher, seperti menanyai tetangganya satu-persatu merupakan hal yang harus dilakukannya dengan penuh keberanian. Penyelidikan "simple" ini ternyata membuka beberapa misteri dalam kehidupan Christopher seperti benarkah ibunya meninggal? seperti apakah ayahnya sebernarnya?

Kisah detektif mungkin terkesan sedikit "berat" namun kesan berat di buku ini hampir tidak ada karena kita diajak berfikir dalam pemikiran seorang anak penderita sidrom asperger.

Sayangnya beberapa detail mungkin akan kita lewatkan karena "kurang penting" (curcol). Oh iyah, jangan kaget kalau melihat "bab" pada buku ini beda dimulai dari "bab2" (tidak ada bab pertama) dilanjut bab 3, 5, 7, dan seterusnya karena ini salah satu ciri  penderita sindrom aspergen dan memang diketahui bahwa beberapa penderitanya memiliki kelebihan dalam hal matematika, diwujudkan dalam buku ini tulisan-tulisan Christopher berkait dengan penguasaan ilmu tersebut, diceritakan bahwa dia akan mengikuti ujian matematika tingkat A, juga diapresiasi dalam penomeran bab di buku ini.

Membaca buku ini, berarti kita menyelami gaya berpikir penderita sindrom aspergen. Penderita sindrom ini bukan berarti orang aneh, mereka hanya sulit berinteraksi dalam melakukan hubungan sosial, tapi ternyata memiliki kemampuan pengamatan yang sangat detail.

Selamat membaca. (mew)
Read more →

Minggu, 01 Juli 2012

Ronggeng Dukuh Paruk

,
Ukuran: 15 x 21 cm
Tebal: 406 halaman
Terbit: November 2011
Cover: Softcover
ISBN: 978-979-22-7728-9
Harga : 65000
Penerbit : Gramedia

Memang terbitan buku ini November 2011 , saat filmnya dibuat dengan judul “sang penari” tapi sebernarnya buku ini sudah diterbitkan sejak 1982. Saya sendiri tertarik untuk beli buku ini karena filmnya yang booming banget, walaupun saya sendiri belum tonton.

Pada buku terbitan ini, ketiga trilogi disatukan menjadi satu : Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala. Perpaduan kisah cinta yang tak kalah dengan Romeo dan Juliet dengan bumbu suasana politik saat masa PKI.

Ronggeng Dukuh Paruk berkisah tentang ronggeng di desa Dukuh Paruk. Kisah bermula saat indang (roh) ronggeng ternyata sudah memilih pemiliknya, seorang anak bernama Srintil berusia 11 tahun. Seorang ronggeng bukan hanya seorang penari biasa, seorang ronggeng Dukuh Paruk adalah penari milik dusun Dukuh paruk itu. Ronggeng Dukuh Paruk yang sudah dihinggapi indang ronggeng untuk sah menjadi seorang ronggeng harus melewati beberapa tahap salah satunya seperti “bukak klambu” . Dunia ronggeng tidak berbeda seperti dunia pelacuran.Contohnya “bukak klambu” adalah ritual dimana keperawanan seorang ronggeng di perjualbelikan. Seorang ronggeng juga sah-sah saja melayani pria mana saja. 

Srintil dengan jiwa muda dan kecantikannya selain memukau Dukuh Paruk juga memukau seorang anak Dukuh Paruk bernama Rasus. Toh ternyata ke dua anak Dukuh Paruk ini memang saling menyukai, namun tentu saja Srintil yang seorang ronggeng menghalangi mereka.

Euforia adanya ronggeng di Dukuh Paruk setelah 12 tahun ronggeng terakhir meninggal tepaksa dihentikan oleh pergolakan sejarah, Dusun Dukuh Paruk yang terpencil dan lugu tanpa sengaja harus terbawa arus ini yang mengakibatkan hancurnya tatanan dusun ini dan sang ronggeng. Bagaimana dusun Dukuh Paruk ini dan kehidupang sang Roggeng setelah kejadian sejarah itu? Silahkan baca bukunya. J

Read more →