Minggu, 15 Juli 2012

Insiden Anjing Di Tengah Malam Yang bikin Penasaran

,

Judul asli : The Curious Incident of the Dog in the Night-time

Penulis: Mark Haddon
Penerjemah: Hendarto Setiadi
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (27 Des 2005)
ISBN: 9789799100177
Jumlah Halaman: 320

Dapat buku ini sebenarnya gak sengaja, beli secara online dan bekas, dan lagi-lagi karena ngeliat cover yang unik terasa berkebalikan banget sama judul yang bernuansa detektif.

Penulisan di tulis dari sudut pandang seorang anak bernama Christopher Boone yang berusia 15 tahun dan menyandang Sidrom Asperger. Sidrom Asperger merupakan salah satu jenis autisme. Ciri utamanya kemampuan komunikasi dan sosialisasi yang terbatas, namun demikian umumnya penyandang sidrom asperger ini memilki kecerdasan rata-rata hingga diatas rata-rata. Mereka cenderung menyukai hal yang sudah tersusun rapi/berpola.


Christopher Boone adalah anak yang cerdas, ia menyukai matematika dan ahli di bidang itu. Ia tinggal bersama ayahnya. Kehidupannya berjalan normal hingga suatu kejadian mengusiknya. Ia dituduh telah membunuh seekor anjing tetangganya dan di penjarakan beberapa saat karena menyerang polisi, tapi untungnya kasus ini berlalu dan ia dibebaskan.


Kejadian kematian anjing membuatnya penasaran, siapakah pembunuh sebenarnya dan ia ingin menyelidikinya.

Dengan semua ciri sidrom aspergernya ia mulai menyelidiki siapakah sang pembunuh anjing itu. Hal kecil bagi kita merupakan masalah besar bagi Christopher, seperti menanyai tetangganya satu-persatu merupakan hal yang harus dilakukannya dengan penuh keberanian. Penyelidikan "simple" ini ternyata membuka beberapa misteri dalam kehidupan Christopher seperti benarkah ibunya meninggal? seperti apakah ayahnya sebernarnya?

Kisah detektif mungkin terkesan sedikit "berat" namun kesan berat di buku ini hampir tidak ada karena kita diajak berfikir dalam pemikiran seorang anak penderita sidrom asperger.

Sayangnya beberapa detail mungkin akan kita lewatkan karena "kurang penting" (curcol). Oh iyah, jangan kaget kalau melihat "bab" pada buku ini beda dimulai dari "bab2" (tidak ada bab pertama) dilanjut bab 3, 5, 7, dan seterusnya karena ini salah satu ciri  penderita sindrom aspergen dan memang diketahui bahwa beberapa penderitanya memiliki kelebihan dalam hal matematika, diwujudkan dalam buku ini tulisan-tulisan Christopher berkait dengan penguasaan ilmu tersebut, diceritakan bahwa dia akan mengikuti ujian matematika tingkat A, juga diapresiasi dalam penomeran bab di buku ini.

Membaca buku ini, berarti kita menyelami gaya berpikir penderita sindrom aspergen. Penderita sindrom ini bukan berarti orang aneh, mereka hanya sulit berinteraksi dalam melakukan hubungan sosial, tapi ternyata memiliki kemampuan pengamatan yang sangat detail.

Selamat membaca. (mew)

0 komentar to “Insiden Anjing Di Tengah Malam Yang bikin Penasaran”

Posting Komentar