Minggu, 01 Juli 2012

Ronggeng Dukuh Paruk

,
Ukuran: 15 x 21 cm
Tebal: 406 halaman
Terbit: November 2011
Cover: Softcover
ISBN: 978-979-22-7728-9
Harga : 65000
Penerbit : Gramedia

Memang terbitan buku ini November 2011 , saat filmnya dibuat dengan judul “sang penari” tapi sebernarnya buku ini sudah diterbitkan sejak 1982. Saya sendiri tertarik untuk beli buku ini karena filmnya yang booming banget, walaupun saya sendiri belum tonton.

Pada buku terbitan ini, ketiga trilogi disatukan menjadi satu : Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala. Perpaduan kisah cinta yang tak kalah dengan Romeo dan Juliet dengan bumbu suasana politik saat masa PKI.

Ronggeng Dukuh Paruk berkisah tentang ronggeng di desa Dukuh Paruk. Kisah bermula saat indang (roh) ronggeng ternyata sudah memilih pemiliknya, seorang anak bernama Srintil berusia 11 tahun. Seorang ronggeng bukan hanya seorang penari biasa, seorang ronggeng Dukuh Paruk adalah penari milik dusun Dukuh paruk itu. Ronggeng Dukuh Paruk yang sudah dihinggapi indang ronggeng untuk sah menjadi seorang ronggeng harus melewati beberapa tahap salah satunya seperti “bukak klambu” . Dunia ronggeng tidak berbeda seperti dunia pelacuran.Contohnya “bukak klambu” adalah ritual dimana keperawanan seorang ronggeng di perjualbelikan. Seorang ronggeng juga sah-sah saja melayani pria mana saja. 

Srintil dengan jiwa muda dan kecantikannya selain memukau Dukuh Paruk juga memukau seorang anak Dukuh Paruk bernama Rasus. Toh ternyata ke dua anak Dukuh Paruk ini memang saling menyukai, namun tentu saja Srintil yang seorang ronggeng menghalangi mereka.

Euforia adanya ronggeng di Dukuh Paruk setelah 12 tahun ronggeng terakhir meninggal tepaksa dihentikan oleh pergolakan sejarah, Dusun Dukuh Paruk yang terpencil dan lugu tanpa sengaja harus terbawa arus ini yang mengakibatkan hancurnya tatanan dusun ini dan sang ronggeng. Bagaimana dusun Dukuh Paruk ini dan kehidupang sang Roggeng setelah kejadian sejarah itu? Silahkan baca bukunya. J

0 komentar to “Ronggeng Dukuh Paruk”

Posting Komentar